<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PRIYANTO WeBlog</title>
	<atom:link href="http://knopo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://knopo.wordpress.com</link>
	<description>Thinking for World and Eternity Balance</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Nov 2011 10:40:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='knopo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PRIYANTO WeBlog</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://knopo.wordpress.com/osd.xml" title="PRIYANTO WeBlog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://knopo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Fisioterapi Pada Fraktur</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/16/fisioterapi-pada-fraktur/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/16/fisioterapi-pada-fraktur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 17:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisioterapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Fisioterapi sudah sejak dari masa lalu sangat diperlukan karena mempuyai peran sangat penting dalam penanganan cedera, terutama sekali fraktur. Hal ini seringkali dianggap sebelah mata oleh para ahli bedah dan dianggap suatu pemborosan bagi pasien. Sehingga seringkali dipinggirkan dan dianggap tidak lebih dari “tukang pijat”. Selain itu, dalam penanganan fraktur, Fisioterapi tampak sangat menakutkan. Penderitaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=88&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Fisioterapi sudah sejak dari masa lalu sangat diperlukan karena mempuyai peran sangat penting dalam penanganan cedera, terutama sekali fraktur. Hal ini seringkali dianggap sebelah mata oleh para ahli bedah dan dianggap suatu pemborosan bagi pasien. Sehingga seringkali dipinggirkan dan dianggap tidak lebih dari “tukang pijat”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Selain itu, dalam penanganan fraktur, Fisioterapi tampak sangat menakutkan. Penderitaan dan depresi menyelimuti penderita patah tulang selama menjalani Fisioterapi. Hal ini sebenarnya tidak berdasar baik secara logika dan studi. Sesunggguhnya, tehnik Fisioterapi yang benar adalah cara murah terbaik dalam penanganan fraktur. Hanya saja kita harus benar – benar tahu dalam menerapkannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&amp;">Apakah Fisioterapi itu?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Definisi yang baik susah untuk dirumuskan. Ini bisa berarti aplikasi di dalam praktek medis secara fisik, artinya selain dari obat &#8211; obatan ( dan makanan) atau prosedur pembedahan. Ini adalah suatu pengertian secara garis besar, tetapi secara essensi sangat benar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&amp;"> Pada awalnya, Fisioterapi adalah massage.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"><span id="more-88"></span> Dari awal sejarah, manusia telah percaya akan kemanjuran pijatan dalam menyembuhkan penyakit dan cedera. Juga tak terpungkiri adalah manfaat penggunaan obat gosok, lotion dan salep. Hanya Fisioterapi yang berpikiran keras yang bisa percaya dan  tidak memungkiri hal ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Hampir sebagian besar mempercayakan dan mengandalkan <em>elektroterapi</em> dalam penanganan fraktur. Efek sensoris dan psikis dijadikan alasan para pemakai metode ini. Tetapi sesungguhnya, penggunaan elektroterapi adalah sugesti, tidak secara langsung mengobati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&amp;"> Passive exercise</span></em><span style="font-family:&amp;">, dengan atau tanpa stretching sudah digunakan sejak dahulu kala, dan menunjukkan manfaat yang sangat sedikit. Belakangan ini, pada kondisi fraktur tertentu, dengan <em>latihan aktif</em>, menunjukkan secara jelas item paling utama di dalam penanganan fraktur oleh Fisioterapi. Dalam hal ini meliputi, <em>Free Active Exercise</em> dan <em>Active Assisted Exercise</em> baik oleh Fisioterapis, papan maupun air.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&amp;">Heat / Panas</span></em><span style="font-family:&amp;">, memberikan efek nyaman, tetapi dalam penanganan cedera, hal ini dianggap kurang penting. Fungsi yang lebih utama adalah untuk mempersiapkan latihan, menurunkan rasa nyeri, menurunkan spasme dan merangsang <em>hyperaemia</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Panas diterapkan dengan banyak cara. belakangan ini kita tahu bahwa tidak hanya cahaya ringan saja untuk menghasilkan panas, tapi semua jenis cahaya dan dengan semua panjang gelombang. Semuanya mempunyai prospek, dengan dimodifikasi untuk menyempurnakan beberapa tujuan khusus yang lebih efisien.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> kesimpulannya, semua cahaya menghasilkan panas, penetrasinya bisa kurang bisa lebih, tapi tidak pernah menembus sangat dalam. Di luar ini, cahaya matahari langsung atau cahaya matahari yang dihantarkan melalui <em>kwarsa</em>, memberi cakupan spektrum yang penuh. Dan lampu “<em>quartz-mercury-vapor</em>”, menghasilkan radiasi tertentu. Terutama, <em>Ultraviolet gelombang menegah</em> , efektif sebagai vitamin( terutama sekali vitamin D) yang efektif dalam memacu metabolisme, dan dalam penyerapan <em>Kalsium</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Terapi sinar semacam ini memacu perbaikan fraktur dengan cara mencukupi kalsium dalam darah. Tetapi tidak mempunyai manfaat secara langsung dalam pengembalian fungsi otot atau sendi. Karena sejauh yang diketahui, perubahan kimiawi dalam darah yang terjadi hanya dibawah kulit saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Sekarang mungkin kita bisa memberi pelayanan dengan berbagai modalitas, sebut saja, <em>metode elektrik</em> dan <em>berbagai macam sinar</em>, sebelum kita percaya mana paling penting dalam perbaikan fraktur dan pengembalian fungsi anggota gerak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> <em>Arus galvanic</em>, belum pernah menunjukkan berguna dalam penyerapan kalsium ataupun perbaikan fraktur. Begitu juga dengan <em>arus Faradic</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> <em>Arus Interrupted Sinusoidal</em> mempunyai nilai, terutama sekali untuk stimulasi otot. Hal ini  kadang-kadang sangat penting.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Kesulitan timbul bila terjadi “<em>kerja otot palsu</em>” yang disebabkan oleh nyeri pada saat kontraksi otot dan  sering juga oleh nyeri pada saat kontak kulit. Hal ini menjadi masalah dalam penggunaan arus faradik dan galvanik secara langsung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Pada jaman perang ada <em>Bristow coil</em>, digunakan pada masa itu dan sesudahnya dengan hasil nyata. Sekarang, tersedia banyak alat yang kemampuannya telah ditingkatkan. “<em>Model Morton-Smart</em>” (belum secara luas diperkenalkan), menggunakan <em>arus faradik frekuensi tinggi</em>. dan dalam  penggunaannya, membuat sangat mungkin mengurangi nyeri tanpa menimbulkan spasme otot meski digunakan secara rutin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> <em>Diathermy</em>, adalah metoda dengan arus ”<em>interrupted high-frequency</em>” dari arah berlawanan yang pada titik temunya membentuk panas di dalam tubuh dan di dalam area yang terbatas dengan keakuratan yang lebih maupun kurang. Fakta bahwa panas yang dihasilkan dari elektrik menimbulkan anggapan diterapkan dengan melalui kontak kulit. Tetapi diatermi sama sekali bukan treatment elektrik, melainkan aplikasi panas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Kenyataan yang terjadi berkaitan dengan panas di dalam tubuh, banyak orang mengklaim  yang di buat dalam ketidak-ingatannya akan fakta bahwa memasak daging sapi sampai benar –benar masak perlu memperhatikan kematian jaringan tisu, dan ini sama sekali tidak dapat diperbandingkan dengan pemanasan jaringan tisu yang dikelilingi dan disebari oleh arus sirkulasi darah yang cepat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Yang benar, panas dikembangkan dan mungkin dibuat untuk digunakan, dengan perhatian pada, untuk menghasilkan dilatasi vena dan hyperaemia lokal. Dalam hal ini <em>Diathermy</em> terlihat untuk mempromosikan perbaikan tulang pada lingkup yang kecil dan mempunyai tempat dalam penanganan fraktur pada kasus tertentu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Sekarang seperti yang terlihat, mungkin bisa benar-benar terpenuhi di dalam penanganan fraktur melalui panas dan sinar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Panas diterapkan dalam banyak cara:</span></p>
<ul style="margin-top:0;text-align:justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dari      pembakaran yang langsung di aplikasikan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dari      lampu pijar / bohlam, format yang umum dan barangkali yang paling efisien.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&amp;">Infra-Merah radiation</span></em><span style="font-family:&amp;">, &#8220;cahaya hitam&#8221;,      nilai panas relatif tinggi, tetapi penetrasi sangat kecil, kecuali <em>Infra-merah gelombang pendek</em>.*</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Cahaya      hijau dan cahaya kuning, yang terlihat tidak punya peran tertentu secara      fisiologis.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Sinar      ultraviolet dan violet, dengan daya penetrasi sangat rendah**.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dan      terakhir adalah radiasi dari proses bahan kimiawi. satu-satunya radiasi      yang dibedakan yang bekerja secara spesifik, dan tidak hanya sekedar      panas.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Untuk diskusi kita, manfaat mereka adalah bahwa mereka menghasilkan perubahan di dalam komposisi darah dan di dalam komposisi kulit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Kembali pada panas, ada beberapa manfaat dari pasir yang dipanaskan yang mengkombinasikan antara panas dan tekanan lembut pada tempat yang sakit. Hal yang sama mungkin pada <em>Parafin bath panas</em>, juga bisa sebagai media pendukung untuk latihan aktip.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Panas dan pijatan lembut digabungkan di dalam <em>Whirlpool Bath</em>, dengan pasokan udara dari <em>Mesin Hutchins atau Titus</em>. Bermanfaat, tapi tidak selalu tersedia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;">* Paling Servicable pada panjang gelombang 7,500 &#8211; 14,000 skala angstrom, bisa jalan sampai 50,000, tapi dengan bahaya terlalu banyak terjadi congestive pembuluh darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;">** variasi penetrasi diperkirakan dari 0.01 mm keatas, yang pasti tidak melebihi 0.1 mm.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Peralatan yang rumit mungkin dimanapun juga diperlukan, pasti bukan hanya untuk penaganan fraktur saja. Diathermy mungkin diperlukan, barangkali sebagai suatu mesin yang Cerdas. Physiotherapy perawatan fraktur seharusnya, sangat pasti / tegas, tidak jadi masalah menggunakan piranti atau mesin atau tidak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Apa yang kita ingin lakukan adalah untuk menjamin/mengamankan perbaikan dengan gangguan fungsi seminimal mungkin. Kesembuhan fungsi secara lengkap tergantung dari awalnya fungsi dipertahankan sampai ke derajat yang lebih tinggi. Pemulihan sirkulasi normal berarti tidak hanya perbaikan aktif, tetapi juga pembuangan exudates yang berlebihan, menghasilkan lebih sedikit keloid, lebih sedikit fibrosis pada sendi dan otot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Pemulihan aktivitas otot berarti pemeliharaan gizi otot dan fungsi sendi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Alat yang efektif untuk hasil yang diinginkan adalah <em>massage, active exercise, dan heat</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Jika kita mempunyai fraktur baru, therapy yang pertama, jika ada rembesan ke dalam jaringan adalah <em>massage</em>*, untuk penyerapan getah bening dan darah secara cepat di bawah manipulasi langsung**, sampai kondisi normal kembali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Kemudian  di <em>fiksasi</em>. Fiksasi tidak boleh korbankan, tetapi sering dipikirkan untuk memberi kesempatan massage awal tanpa mengorbankan keamanan, atau gips sering boleh dengan aman dipotong untuk mengijinkan penanganan ini, dengan awal gerakan sendi tidak melibatkan immobilisasi fraktur. Pijatan harus lembut dan konsisten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Pada tahap ini, diberikan secepat mungkin <em>permulaan active exercise secara aman</em>***. Otto J. Hermann, beberapa tahun yang lalu, mulai untuk memotong gips dibagian depan paha pada fraktur hip untuk melakukan massage dan active exercise, dengan tidak ada kecelakaan dan dengan hasil lebih baik pada fungsinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Untuk beberapa tahun, di <em>Bone and Joint Service</em> Rumah sakit Boston, sepasang asisten therapist keliling bangsal sepanjang hari, dekat dengan tindakan pembedahan, melakukan massage dan menjaga pergerakan sedini mungkin. Penanganan ini telah sangat &#8211; sangat membuktikan bermanfaat hasil rata &#8211; rata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Berikutnya, akan didapatkan pasien dalam ruang pemulihan lebih awal dari pada yang bisanya terjadi. Ini berarti penggunaan massage dan active exercise bisa lebih luas lagi namun dibawah kontrol, selama awal masa pemulihan. Dengan demikian kita pada orang yang sedang sembuh tahap yang selanjutnya. Ini harus merupakan langkah pemulihan fungsi yang nyata setelah berminggu – minggu dari penanganan Fisioterapi secara hati &#8211; hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;">* Bohler telah dengan baik memahami manfaat ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&amp;">** Seseorang yang telah  mengetahui hilangnya cairan sendi lutut di bawah tangan ahli massage tahu bahwa lebih dari stimulasi sirkulasi yang perlu diperhatiakan disini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&amp;">*** Kadang-Kadang orang boleh mengganti rangsangan menggunakan alat untuk mengkontrol kerja otot. tetapi tidak sebagai rutinitas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Kenyataannya, bahkan sering, pada tahap sudah terjadi kekakuan sendi baru dirujuk ke Fisioterapi untuk dimulai tindakan. Dan itu adalah masalah utama, karena pada waktu itu:</span></p>
<ul style="margin-top:0;text-align:justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Pasien      mempunyai fraktur-nya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Ia      mempunyai stiffjoints diluar kendali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Ia      mempunyai kekakuan otot dan tidak bisa untuk menggunakannya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Ia      sudah mempunyai pemikiran bahwa kesembuhan sudah terhambat, atau bahwa      otot sudah tidak bisa digunakan lagi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dan      tindakan akan menyakiti dia.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0 0 .0001pt .5in;"><span style="font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Heat dan massage cukup baik jika kita menyadarkan dan membuat pasien menyadari bahwa mereka menggunakannya hanya sebagai persiapan untuk active exercise dan digunakan jika benar – benar dibutuhkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Fungsi yang riil suatu mesin stimulator adalah untuk membuktikan kepadanya bahwa ia mempunyai otot yang nyata, untuk  membuat dia berusaha mengsinkronkan usaha mengkontraksikan ototnya dengan rangsangan elektrik sampai ia belajar bagaimana cara melakukan itu sendiri.*</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;"> Secara umum, Fisioterapis bekerja dengan dua jalan:</span></p>
<ol style="margin-top:0;text-align:justify;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dalam      mengarahkan bahwa latihan itu mudah, memanfaatkan gaya berat (gravitasi)      sebagai ganti force pasif, berlatih agar pasien dapat belajar untuk melakukannya      dengan tepat, berlatih  dengan      resiko tidak mengendurkan proses union tulang  maupun kelelahan otot yang berlebihan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&amp;">Dalam      meyakinkan mereka melakukannya, bisa dilakukan di rumah seperti halnya di      kantor. Dalam membuat mereka melakukannya sendiri.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Itu adalah hal yang penting, membuat  pasien merasa gampang untuk menyembuhkan sakitnya. membuat dia paham bahwa pada akhirnya tidak ada yang lain dapat melakukan melebihi dari dirinya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&amp;">&#8221; Ia harus menyembuhkan dirinya sendiri.&#8221;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Itu adalah doktrin Fisioterapi yang penting dalam kondisi fraktur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;"><span style="font-family:&amp;">Penggunaan &#8221; Heat dan massage&#8221; secara rutin bukanlah prinsip penanganan Fisioterapi, melainkan hanyalah suatu pengakuan dari ketidaktahuan akan apa yang Fisioterapi bisa lakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:.5in;line-height:normal;text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Saya terjemahkan dari <strong><em>Physiotherapy in Fracture Treatment</em></strong> ; The Journal of Bone and Joint Surgery</p>
<br />Posted in Fisioterapi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=88&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/16/fisioterapi-pada-fraktur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fraktur Ekstremitas</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/10/fraktur-ekstremitas/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/10/fraktur-ekstremitas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 18:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisioterapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[FRAKTUR 1. DEFINISI Terdapat beberapa pengertian mengenai fraktur, sebagaimana yang dikemukakan para ahli melalui berbagai literature. Menurut FKUI (2000), fraktur adalah rusaknya dan terputusnya kontinuitas tulang, sedangkan menurut Boenges, ME., Moorhouse, MF dan Geissler, AC (2000) fraktur adalah pemisahan atau patahnya tulang. Back dan Marassarin (1993) berpendapat bahwa fraktur adalah terpisahnya kontinuitas tulang normal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=79&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Footer Char"; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 3.25in right 6.5in; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.FooterChar 	{mso-style-name:"Footer Char"; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Footer; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:841.95pt 595.35pt; 	mso-page-orientation:landscape; 	margin:.5in .5in .5in .5in; 	mso-header-margin:.2in; 	mso-footer-margin:.2in; 	mso-columns:2 even 35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:7483674; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1356768434 -864416130 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:401147617; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1939253556 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-text:"%1)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l2 	{mso-list-id:553394390; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-595013872 67698709 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l2:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l3 	{mso-list-id:567693127; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1691351962 342682154 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in; 	mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l4 	{mso-list-id:680935966; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1196596314 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-text:"%1)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l5 	{mso-list-id:776219594; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1553350128 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l6 	{mso-list-id:961417940; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-921785912 -1228759440 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-text:"%1)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l7 	{mso-list-id:997683770; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:235300984 -1811627614 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l8 	{mso-list-id:1275675883; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1874967760 804289596 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l9 	{mso-list-id:1350990493; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-996247086 862875558 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l9:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l10 	{mso-list-id:1483616139; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1834500478 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l10:level1 	{mso-level-text:"%1)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l11 	{mso-list-id:1583642348; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1012756452 67698709 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l11:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l12 	{mso-list-id:1669478776; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1570474690 -1206766584 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l12:level1 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l13 	{mso-list-id:2107771284; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1428611762 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l13:level1 	{mso-level-text:"%1)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l14 	{mso-list-id:2137986806; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:2031392754 -603786680 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l14:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:115%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">FRAKTUR</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:115%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:115%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                            &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><img class="aligncenter size-full wp-image-80" title="frakimg" src="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/frakimg.jpg?w=260&#038;h=338" alt="frakimg" width="260" height="338" /><br />
1. DEFINISI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Terdapat beberapa pengertian mengenai fraktur, sebagaimana yang dikemukakan para ahli melalui berbagai literature. Menurut FKUI (2000), fraktur adalah rusaknya dan terputusnya kontinuitas tulang, sedangkan menurut Boenges, ME., Moorhouse, MF dan Geissler, AC (2000) fraktur adalah pemisahan atau patahnya tulang. Back dan Marassarin (1993) berpendapat bahwa fraktur adalah terpisahnya kontinuitas tulang normal yang terjadi karena tekanan pada tulang yang berlebihan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa fraktur merupakan suatu gangguan integritas tulang yang ditandai dengan rusaknya atau terputusnya kontinuitas jaringan tulang dikarenakan tekanan yang berlebihan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2. ETIOLOGI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span id="more-79"></span>Lewis (2000) berpendapat bahwa tulang bersifat relatif rapuh namun mempunyai cukup  kekuatan dan gaya pegas untuk menahan tekanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur dapat diakibatkan oleh beberapa hal yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur akibat peristiwa trauma.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Sebagian fraktur disebabkan oleh kekuatan yang tiba-tiba / mendadak dan berlebihan yang dapat berupa pemukulan, penghancuran, perubahan pemuntiran atau penarikan. Bila tekanan kekuatan secara langsung, tulang dapat patah pada tempat yang terkena dan jaringan lunak juga pasti akan ikut rusak. Pemukulan biasanya menyebabkan fraktur melintang dan kerusakan pada kulit diatasnya. Penghancuran kemungkinan akan menyebabkan fraktur komunitif disertai kerusakan jaringan lunak yang luas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">B.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur akibat tekanan berulang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Retak dapat terjadi pada tulang seperti halnya pada logam dan benda lain akibat tekanan berulang-ulang. Keadaan ini paling sering dikemukakan pada tibia, fibula atau matatarsal terutama pada atlet, penari atau calon tentara yang berjalan baris-berbaris dalam jarak jauh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">C.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur patologik karena kelainan tulang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur dapat terjadi oleh tekanan yang normal kalau tulang tersebut lunak (misalnya oleh tumor) atau tulang-tulang tersebut sangat rapuh (osteoporosis).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">3. PATOFISIOLOGI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Menurut Black dan Matassarin (1993) serta Patrick dan Woods (1989). Ketika patah tulang, akan terjadi kerusakan di korteks, pembuluh darah, sumsum tulang dan jaringan lunak. Akibat dari hal tersebut adalah terjadi perdarahan, kerusakan tulang dan jaringan sekitarnya. Keadaan ini menimbulkan hematom pada kanal medulla antara tepi tulang dibawah periosteum dan jaringan tulang yang mengitari fraktur. Terjadinya respon inflamasi akibat sirkulasi jaringan nekrotik adalah ditandai dengan vasodilatasi dari plasma dan leukosit. Ketika terjadi kerusakan tulang, tubuh mulai melakukan proses penyembuhan untuk memperbaiki cidera, tahap ini menunjukkan tahap awal penyembuhan tulang. Hematom yang terbentuk bisa menyebabkan peningkatan tekanan dalam sumsum tulang yang kemudian merangsang pembebasan lemak dan gumpalan lemak tersebut masuk kedalam pembuluh darah yang mensuplai organ-organ yang lain. Hematom menyebabkan dilatasi kapiler di otot, sehingga meningkatkan tekanan kapiler, kemudian menstimulasi histamin pada otot yang iskhemik dan menyebabkan protein plasma hilang dan masuk ke interstitial. Hal ini menyebabkan terjadinya edema. Edema yang terbentuk akan menekan ujung syaraf.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">4. KLASIFIKASI FRAKTUR</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Berikut ini terdapat beberapa klasifikasi Fraktur sebagaimana yang dikemukakan oleh para ahli:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Menurut Depkes RI (1995), berdasarkan luas dan garis traktur meliputi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur komplit adalah patah atau diskontinuitas jaringan tulang yang luas sehingga tulang terbagi menjadi dua bagian dan garis patahnya menyeberang dari satu sisi ke sisi lain serta mengenai seluruh korteks.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur inkomplit adalah patah atau diskontinuitas jaringan tulang dengan garis patah tidak menyeberang, sehingga tidak mengenai seluruh korteks (masih ada korteks yang utuh).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">B.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Menurut Black dan Matassarin (1993) yaitu fraktur berdasarkan hubungan dengan dunia luar, meliputi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur tertutup yaitu fraktur tanpa adanya komplikasi, kulit masih utuh, tulang tidak keluar melewati kulit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Fraktur terbuka yaitu fraktur yang merusak jaringan kulit, karena adanya hubungan dengan lingkungan luar, maka fraktur terbuka potensial terjadi infeksi. Fraktur terbuka dibagi menjadi 3 grade yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">a)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Grade I  : Robekan kulit dengan kerusakan kulit dan otot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">b)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Grade II  : Seperti grade I dengan memar kulit dan otot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">c)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Grade III  : Luka sebesar 6-8 cm dengan kerusakan pembuluh darah, syaraf, otot dan kulit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">C.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Long (1996) membagi fraktur berdasarkan garis patah tulang, yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Green Stick yaitu pada sebelah sisi dari tulang ( retak dibawah lapisan periosteum) / tidak mengenai seluruh kortek, sering terjadi pada anak-anak dengan tulang lembek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Transverse yaitu patah melintang ( yang sering terjadi ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">3)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Longitudinal yaitu patah memanjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">4)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Oblique yaitu garis patah miring.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">5)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Spiral yaitu patah melingkar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">6)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Communited yaitu patah menjadi beberapa fragmen kecil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">D.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Black dan Matassarin (1993) mengklasifikasi lagi fraktur berdasarkan kedudukan fragmen yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Tidak ada dislokasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adanya dislokasi, yang dibedakan menjadi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">a.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Disklokasi at axim yaitu membentuk sudut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">b.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dislokasi at lotus yaitu fragmen tulang menjauh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">c.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dislokasi at longitudinal yaitu berjauhan memanjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">d.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dislokasi at lotuscum controltinicum yaitu fragmen tulang menjauh dan over lapp ( memendek ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">5. GAMBARAN KLINIK</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Lewis (2006) menyampaikan manifestasi klinik fraktur adalah sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Nyeri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Nyeri dirasakan langsung setelah terjadi trauma. Hal ini dikarenakan adanya spasme otot, tekanan dari patahan tulang atau kerusakan jaringan sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">B.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Bengkak / edema.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Edema muncul lebih cepat dikarenakan cairan serosa (protein plasma) yang terlokalisir pada daerah fraktur dan extravasi daerah di jaringan sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">C.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Memar / ekimosis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Merupakan perubahan warna kulit sebagai akibat dari extravasi daerah di jaringan sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">D.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Spame otot</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Merupakan kontraksi otot involunter yang terjadi disekitar fraktur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">E.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Penurunan sensasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Terjadi karena kerusakan syaraf, tertekannya syaraf karena edema.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">F.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Gangguan fungsi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Terjadi karena ketidakstabilan tulang yang fraktur, nyeri atau spasme otot, paralysis dapat terjadi karena kerusakan syaraf.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">G.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Mobilitas abnormal</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah pergerakan yang terjadi pada bagian-bagian yang pada kondisi normalnya tidak terjadi pergerakan. Ini terjadi pada fraktur tulang panjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">H.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Krepitasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> Merupakan rasa gemeretak yang terjadi jika bagian-bagaian tulang digerakkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">I.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Deformitas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Abnormalnya posisi dari tulang sebagai hasil dari kecelakaan atau trauma dan pergerakan otot yang mendorong fragmen tulang ke posisi abnormal, akan menyebabkan tulang kehilangan bentuk normalnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">J.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Gambaran X-ray menentukan fraktur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Gambaran ini akan menentukan lokasi dan tipe fraktur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">6. KOMPLIKASI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Komplikasi akibat fraktur yang mungkin terjadi menurut Doenges (2000) antara lain:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Shock Neurogenik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pada fraktur sering terjadi nyeri yang sangat hebat terutama apabila penanganan awal dilakukan dengan cara yang kurang benar ( cara mengangkat, pembidaian dan pengangkutan ). Shock bisa juga terjadi sebagai kompensasi jika terjadi perdarahan hebat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">B.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Infeksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Biasanya terjadi pada fraktur akibat trauma dan berupa fraktur terbuka. Kerusakan jaringan lunak akan memudahkan timbulnya infeksi baik pada jaringan lunak itu sendiri maupun sampai di jaringan tulang itu sendiri ( osteomyelitis ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">C.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Nekrosis divaskuler</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Jaringan nekrosis bila masuk ke pembuluh darah vaskuler akan menjadi emboli dan dapat mengganggu system peredaran darah dibawahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">D.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Cedera vaskuler dan saraf</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Cedera vaskuler dan saraf pada kondisi fraktur dapat terjadi baik secara langsung oleh trauma bersamaan dengan terjadinya fraktur, ataupun secara tidak langsung karena tertusuk fragmen tulang atau tertekan edem disekitar fraktur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">E.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Mal union</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Mal union dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain interposisi jaringan lunak, fraktur communited, fraktur tulang dengan vaskulerisasi kurang baik, reposisi kurang baik, immobilisasi yang salah dan infeksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">F.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Luka akibat tekanan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Luka ini biasanya timbul pada fase immobilisasi karena pasien tidur dengan posisi menetap dalam jangka waktu yang lama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">G.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Kaku sendi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Hal ini terjadi apabila sendi – sendi disekitar fraktur tidak / kurang digerakkan sehingga terjadi perubahan synovial sendi, penyusutan kapsul, inextensibility otot, pengendapan callus dipermukaan sendi dan timbulnya jaringan fibrous pada ligament.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">7. PENATALAKSANAAN FRAKTUR</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Terdapat beberapa tujuan penatalaksanaan fraktur menurut Henderson (1997), yaitu mengembalikan atau memperbaiki bagian-bagian yang patah ke dalam bentuk semula (anatomis), imobilisasi untuk mempertahankan bentuk dan memperbaiki fungsi bagian tulang yang rusak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Reposisi / reduksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Jenis-jenis fracture reduction ( reposisi ) yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1. Manipulasi atau close reduction</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah tindakan non bedah untuk mengembalikan posisi, panjang dan bentuk. Close reduksi dilakukan dengan local anesthesia ataupun umum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2. Open reduction</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah perbaikan bentuk tulang dengan tindakan pembedahan. sering dilakukan dengan internal fixasi menggunakan kawat, screws, pins, plate, intermedullary rods atau nail. Kelemahan tindakan ini adalah kemungkinan infeksi dan komplikasi berhubungan dengan anesthesia. Jika dilakukan open reduksi internal fixasi pada tulang (termasuk sendi) maka akan ada indikasi untuk melakukan ROM.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">3. Traksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Alat traksi diberikan dengan kekuatan tarikan pada anggota yang fraktur untuk meluruskan bentuk tulang. Ada 2 macam yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">a.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Skin Traksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Skin traksi adalah menarik bagian tulang yang fraktur dengan menempelkan plester langsung pada kulit untuk mempertahankan bentuk, membantu menimbulkan spasme otot pada bagian yang cedera, dan biasanya digunakan untuk jangka pendek (48-72 jam).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">b.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Skeletal traksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah traksi yang digunakan untuk meluruskan tulang yang cedera pada sendi panjang untuk mempertahankan bentuk dengan memasukkan pins / kawat  ke dalam tulang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">4. Immobilisasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Setelah dilakukan reposisi dan posisi fragmen tulang sudah dipastikan pada posisi baik hendaknya di immobilisasi dan gerakkan anggota badan yang mengalami fraktur diminimalisir untuk mencegah fragmen tulang berubah posisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">8. PENANGANAN FISIOTERAPI PADA FRAKTUR</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">A.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Latihan fisiologis otot</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Mengikuti imobilisasi, otot disekitar bagian yang fraktur akan kehilangan volume, panjang dan kekuatannya. Adalah penting jika program latihan yang aman ditentukan dan dievaluasi dibawah pengawasan fisioterapi untuk mengembalikan panjang dan fisiologis otot. Dan mencegah komplikasi sekunder yang biasanya mengikuti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Latihan untuk menjaga fisiologis otot dilakukan sedini mungkin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">B.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Mobilisasi sendi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Kekakuan sendi sering terjadi dan menjadi masalah utama ketika anggota gerak badan tidak digerakkan dalam beberapa minggu. Focus fisioterapi adalah melatih dengan teknik dimana dapat menambah dan mengembalikan lingkup gerak sendi yang terpengaruh ketika fraktur sudah sembuh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Jangan menggunakan teknik &#8220;Force Passive&#8221;, karena bisa menyebabkan Reflex Sympathetic Diystrophy dan Heterotopic Ossification. Gunakan waktu dan gravitasi atau berat badan pasien sendiri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Bila di gips, mobilisasi sendi mulai diberikan secara hati – hati pada minggu kedua. Sedangkan bila dengan internal fixasi, bisa diberikan sedini mungkin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">C.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Massage</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pelepasan keketatan otot dan trigger points yang terjadi pada otot yang mengikuti pembidaian dan penge-gips-an akan mengurangi nyeri dan mengembalikan panjang otot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">D.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pemanasan dan Terapi listrik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Sangat umum terjadi kekakuan jaringan lunak bila imobilisasi lama. Pemanasan dan terapi listrik menunjukkan manfaat tambahan bagi terapi manual dan terapi latihan dalam mengurangi nyeri dan mengembalikan panjang otot.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">E.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Edukasi jalan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Jika fraktur memerlukan penggunaan alat bantu jalan, fisioterapi dapat menunjukkan alat yang paling sesuai dan cara jalannya untuk mendukung kesembuhan optimal dan aman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Demi amannya, Latihan jalan dilakukan secara bertahap, yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">1.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Non Weight Bearing</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah berjalan dengan tungkai tidak diberi beban ( menggantung ). Dilakukan selama 3 minggu setelah di operasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">2.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Partial Weight Bearing</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah berjalan dengan tungkai diberi beban hanya dari beban tungkai itu sendiri. Dilakukan bila callus telah mulai terbentuk ( 3 – 6 minggu ) setelah operasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;line-height:115%;text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">3.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Full Weight Bearing</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Adalah berjalan dengan beban penuh dari tubuh. Dilakukan setelah 3 bulan pasca operasi dimana tulang telah terjadi konsolidasi secara kuat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:3in;text-indent:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><strong><span style="font-size:10pt;">Contoh Latihan untuk fraktur lengan atas</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">fraktureng<br />
</span></strong></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border-collapse:collapse;text-align:justify;height:526px;border:medium none initial;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="451">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid black;width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">waktu</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">Gips</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">Platina</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">1   Minggu</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-gerak   aktif jari-jari dan pergelangan tangan secara penuh untuk mencegah bengkak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-tidak   boleh latihan LGS dan penguatan sendi siku dan bahu.</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">Gerak   pasif sendi siku dan bahu dalam batas nyeri masih bisa ditolerir</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">2   Minggu</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-Gerak   pasif pasif sendi siku dan bahu dalam batas nyeri bisa ditolerir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-tidak   boleh latihan penguatan.</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan LGS sendi siku dan bahu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   pendulum sendi bahu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-tidak   boleh ada beban.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">4-6   Minggu</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-lat.   Peningkatan LGS sendi siku dan bahu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   penguatan(isometrik dan isotonik)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   beban ringan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-gunakan   tangan untuk aktivitas sehari – hari.</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-lat.   Peningkatan LGS sendi siku dan bahu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   penguatan ringan (isometrik dan isotonik)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   beban ringan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">8-12   Minggu</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-Full   Weight Bearing</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-lat.   Peningkatan LGS sendi siku dan bahu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">-latihan   penguatan dengan beban ditingkatkan.</span></p>
</td>
<td style="width:159.6pt;padding:0 5.4pt;" width="213" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">Aktifitas   penuh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><br />
</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;line-height:115%;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
<br />Posted in Fisioterapi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=79&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/10/fraktur-ekstremitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/frakimg.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">frakimg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Lovely Physiotherapy Team</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/07/my-lovely-physiotherapy-team/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/07/my-lovely-physiotherapy-team/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 18:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Gambar diatas adalah foto &#8211; foto saya dan foto saya bersama tim Fisioterapi (Thank&#8217;s a lot guys.. I love you all) waktu masih di NGO / LSM lokal dibantul. Sebelumnya kita flashback dulu dikit ya&#8230;. Suatu siang tanggal 21 Juni 2006 tiba &#8211; tiba nada dering dari HP saya berkumandang dengan merdunya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=70&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-69" title="post-copy" src="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/post-copy.jpg?w=500&#038;h=250" alt="post-copy" width="500" height="250" /></p>
<p style="text-align:justify;">Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p style="text-align:justify;">Gambar diatas adalah foto &#8211; foto saya dan foto saya bersama tim Fisioterapi (Thank&#8217;s a lot guys.. I love you all) waktu masih di NGO / LSM lokal dibantul. Sebelumnya kita flashback dulu dikit ya&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-70"></span>Suatu siang tanggal 21 Juni 2006 tiba &#8211; tiba nada dering dari HP saya berkumandang dengan merdunya. &#8220;Assalamu&#8217;alaikum&#8221;, kuangkat. ternyata dari sahabat lamaku dari kuliah dari Bantul memberitahuku bahwa ada NGO dari Perancis yang beroperasi di Yogyakarta memerlukan banyak Fisioterapis untuk rehabilitasi korban gempa. Aku pikir&#8230;&#8217;wah cocok nih.&#8217; lalu aku tanya &#8220;ada Fee-nya tidak?&#8221; dia jawab sekian&#8230; &#8216;Wuih, lumayan juga untuk tenaga kerja dengan sebutan &#8220;Relawan&#8221;. Keesokan harinya saya harus sudah menghadap koordinator Fisioterapis-nya yang orang bule (busyeett, padahal saya terakhir ke Yogya waktu kelas 6 SD, itu berarti tahun 1992). Sudah jauh, gak tahu transport-nya plus dadakan. Setelah lari sana &#8211; lari sini akhirnya ketemu kakak ipar yang bersedia nganterin ke Yogya. 22 Juni ketemu Bule-nya, terus keesokan harinya langsung bekerja tanpa test administrasi, psikotest dan wawancara. (emang&#8230; kalo dah rezeki gak akan kemana&#8230;) tepat 2 bulan, NGO tersebut mengakhiri operasinya di Yogya.. (sayang.. padahal saya masih suka kumpul dan guyon dengan orang &#8211; orang dari berbagai bangsa tersebut)</p>
<p style="text-align:justify;">Itu adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saat kita bekerja, jelas apa tugas dan tanggungjawab kita dan kita dituntut bekerja cepat dan tepat. Namun begitu kita juga mendapatkan imbal balik yang jelas, cepat dan tepat juga. jadi sama &#8211; sama profesional lah&#8230; gak ada ketimpangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selepas dari NGO asing tersebut pada tanggal 25 Agustus 2006, Pada tanggal 07 September 2006 saya masuk NGO lokal tingkat Yogya. Tugasnya&#8230; masih sama..  rehabilitasi medik untuk korban gempa. Pada awalnya, kami berjumlah 18 orang terdiri dari 9 Fisioterapis dan 9 relawan umum dan setiap Fisioterapis dengan ditemani 1 orang relawan mendapatkan area / wilayah kerja beserta daftar pasiennya. kami harus mencari alamat calon pasien yang kadang tidak jelas dan tidak lengkap, kadang menembus hutan dan naik pegunungan (mendaki guuunung.. turuni lembaaah..bersama kita berpetualaaang&#8230;),  lalu melakukan assesment terhadap calon pasien itu (yang ketemu aja lho..). setelah semua Assesment sudah dilakukan, kerja tim fisioterapis dibagi 2, <span style="color:#ff0000;">Home visite</span> (6 orang) dan di <span style="color:#ff0000;">Klinik</span> (3 orang). semula berjalan lancar&#8230; Hampir semuanya kondisi fraktur ekstremitas yang kami tangani. saya kebagian home visite diwilayah sebagian Kecamatan Jetis dan Imogiri Bantul. Jadi tiap hari Travelling terus&#8230;. &#8220;Ass.. kulo nuwun, pripun Bu/Pak/Mbak/Mas/Dik, mpun saget mnopo saniki?&#8221; itulah sapa pertama kami ketika bertemu pasien. selesai penanganan kemudian kami diwajibkan menyantap hidangan yang disediakan tuan rumah (sungguh suasana kekeluargaan yang menyenangkan.. he..he..)</p>
<p style="text-align:justify;">Masuk bulan Oktober 2006, mulai timbul permasalahan kerja. Ini lebih dikarenakan  tidak jelasnya sistem administrasi dan koordinasi.. jadi kami tidak tahu sistem pelaporan tentang kegiatan dan progress bagaimana. sistem koordinasi tidak jalan..  meski begitu, dengan kondisi seperti ini, program masih bisa bejalan sampai tahun 2006 berakhir. Pada periode ini juga muncul masalah lain, program ternyata buat rebutan antara bapak dengan anaknya (he..he.. program kemanusiaan sudah jalan kok buat rebutan. hayoo.. apanya yang buat rebutan hayo..). akhirnya sang anak yang menang. jadi kami secara resmi menjadi milik sang anak..</p>
<p style="text-align:justify;">Pada bulan November &#8211; Desember 2006 kami mulai kebanjiran pasien dan mulai mendapatkan pasien dengan kasus SCI (Spinal Cord Injury) atau cedera saraf tulang belakang. jadi situasi kerja semakin kacau dan semrawut, terutama di bagian Klinik, sampai akhirnya di akhir Desember 2006 dilakukan <span style="color:#ff0000;">reformasi</span>&#8230; dimana terjadi <span style="color:#ff0000;">pergantian koordinasi dan formasi tim</span> menjadi 5 orang yang Home Visite dan 4 orang yang di Klinik. saya kejatah di Klinik (hiks.. ga bisa lagi deh jalan &#8211; jalan dan menikmati hidangan dirumah pasien).</p>
<p style="text-align:justify;">Memasuki tahun 2007 dilakukan perbaikan administrasi yang lebih tertata dan lebih mempertegas tanggung jawab individu masing &#8211; masing Fisioterapis. mulai dari sinilah prestasi kerja tim mulai kelihatan dan menjadi sorotan berbagai kalangan, instansi dan media. Dari pemerintahan, NGO &#8211; NGO lain dan wartawan dari berbagai media berdatangan silih berganti melakukan kunjungan..program yang kami kami jalankan benar &#8211; benar <span style="color:#ff0000;">populer</span> waktu itu..</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata kepopuleran membawa dampak buruk. Sangat disayangkan, kepopuleran program itu membuat beberapa orang oknum gelap mata dan tidak bisa berpikir realistis kemudian memanfaatkan program untuk kepentingan pribadi. Dan herannya, orang yang mempunyai kewenangan untuk menegurnyapun membiarkannya saja&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Mulai sepertiga akhir tahun 2007, situasi kerja mulai tidak kondusif. terjadi gap disini dan beberapa orang oknum dengan sengaja berusaha membuat suasana menjadi lebih panas.. tapi kami, Tim Fisioterapi tetap solid dan tetap menjalankan tugasnya demi kepentingan pasien. <em><span style="color:#ff0000;"><strong>&#8220;Kami hanya tidak ingin keributan yang pada akhirnya hanya merugikan pasien dan diri kami sendiri.&#8221;</strong></span></em> &#8220;BRAVO TIM!!!!&#8221; (walau akhirnya ada anggota tim yang tidak tahan lagi dan mengundurkan diri).</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, sedalam &#8211; dalam bangkai disembunyikan akhirnya tercium juga. semua terbongkar dan semua terselesaikan pada bulan Desember 2007. Benar &#8211; benar penyelesaian yang tidak mengenakkan, terutama bagi pasien dan kami &#8211; Tim Fisioterapi -. karena kami juga kena getahnya dan ikut menanggung akibatnya&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Bad Experience&#8230; Very Bad.. but Very Useful&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">To : My Physiotherapy Team</p>
<p style="text-align:justify;">Segala kesewenangan, tekanan, ketidak adilan, kesusahan, kejengkelan, kekonyolan dan &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. (silakan diisi sendiri) telah kita hadapi bersama &#8211; bersama. Namun semua itu mampu kita belah dan singkirkan dengan kekocakan, keceriaan, kebahagiaan dan kepercayaan yang kita bangun bersama. Aku sangat bahagia, bangga dan haru akan SOLID-nya tim kita (Hiks&#8230;) dan Aku yakin persahabatan ini akan kekal di ingatan kita semua selamanya&#8230;.. I Love You All&#8230; and Thank&#8217;s untuk kepercayaan yang terjalin&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga pengalaman ini bermanfaat bermanfaat bagi kita semua&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<br />Posted in Diary  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=70&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/07/my-lovely-physiotherapy-team/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/post-copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">post-copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tipu Daya Dunia</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/tipu-daya-dunia/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/tipu-daya-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 23:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Allah SWT berfirman: &#8220;Dijadikan indah pada ( pandangan ) Manusia kecintaan pada apa &#8211; apa yang diingini, yaitu wanita &#8211; wanita, anak &#8211; anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang &#8211; binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia, dan di sisi Allah lah tempat kembali yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=63&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah SWT berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dijadikan indah pada ( pandangan ) Manusia kecintaan pada apa &#8211; apa yang diingini, yaitu wanita &#8211; wanita, anak &#8211; anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang &#8211; binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia, dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik (surga).&#8221; </em><strong>(QS. Ali Imron: 14)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh &#8211; tumbuhan dimuka bumi, kemudian tumbuhan &#8211; tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah maha kuasa atas segala sesuatu.&#8221;</em> <strong>(QS. Al Kahfi: 45)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah &#8211; megah antara kamu serta berbangga &#8211; banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanaman &#8211; tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya menjadi kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti ) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhoan-Nya. Dan Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.&#8221;</em> <strong>(QS. Al Hadiid: 20)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-63"></span>Maha benar Allah beserta Firman &#8211; firman-Nya, sungguh sering  kita lihat manusia untuk memperoleh apa yang diingini, yaitu wanita, anak, harta kekayaan baik yang berupa logam mulia, binatang ternak maupun tanah menghalalkan segala cara dan ketika sudah memperolehnya, ia terlalu membanggakannya hingga lupa diri akan kodratnya sebagai seorang hamba Allah SWT. Lalu, ketika apa yang diperolehnya itu hilang, lepas ataupun hancur ia depresi, stress, putus asa dan merana.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga dengan kelebihan fisik berupa tampan, cantik, macho, seksi dll sering sekali membuat penyandangnya lupa diri bahwa ia sebenarnya hanyalah makhluk yang hina.</p>
<p style="text-align:justify;">Dunia adalah kembang dan perhiasan yang menipu, memiliki pengaruh magis yang kuat dan dapat menimbulkannya fitnah yang tiada batasnya. Dunia telah begitu sering menjerumuskan manusia dalam kenistaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rosulullah SAW dalam khotbahnya juga memperingatkan kita semua. Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Wahai umat manusia, negeri dunia ini adalah negeri yang bengkok, bukan negeri yang lurus. Dunia adalah tempat kesusahan, bukan tempat kesenangan. Barang siapa mengetahuinya, maka ia tidak gembira dengan kelapangan yang dimilikinya atau bersedih karena kesengsaraan yang dialaminya. Ketahuilah bahwa Allah menciptakan dunia sebagai negeri tempat ujian dan akhirat sebagai tempat kembali. Allah menjadikan ujian dunia sebagai sebab mendapat pahala akhirat dan menjadikan pahala akhirat sebagai kompensasi ujian dunia. Allah mengambil untuk memberi, menguji untuk memberi ganjaran.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam riwayat lain Beliau juga bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dunia itu manis dan hijau. Allah menjadikan kalian khalifah disana. Dia hendak melihat bagaimana kalian berbuat. Maka, waspadalah terhadap dunia dan waspadalah terhadap wanita.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Beliau juga bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Setelah kematianku, tidak ada fitnah yang lebih membahayakan kaum lelaki daripada fitnah kaum wanita.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh bahaya dunia, hingga Allah SWT dan Rosulullah SAW menyebutkan dan memperingatkan berkali &#8211; kali. Sebagai manusia yang masih tinggal di dunia, janganlah keindahan dunia membuat kita melupakan Allah SWT dan Rosul-Nya. Marilah kita sikapi dan pergunakan keindahan itu dengan jalan yang di Ridhoi-Nya. Jadilah manusia terbaik dimuka bumi sesuai sabda Rosulullah SAW,:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang tidak meninggalkan akhiratnya demi dunianya, tidak pula meninggalkan dunianya demi akhiratnya, dan tidak menjadi beban  bagi orang lain.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, hidup di dunia adalah UJIAN..</p>
<p style="text-align:justify;">mari kita sama &#8211; sama intropeksi diri&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Allah SWT memberikan Hidayah-Nya kepada kita semua. Amin&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p style="text-align:justify;">Dikutip dari <em>Buku &#8220;Khotbah &#8211; Khotbah Rosulullah&#8221; karya Syekh Thaha Al-Afifi</em></p>
<br />Posted in Islami  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=63&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/tipu-daya-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perangkat Saya</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/58/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/58/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 21:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Teman &#8211; teman, perkenalkan dua Gadget yang saya gunakan sebagai kurir untuk tetap &#8220;keep in touch&#8221;. Yang pertama dan Utama Perangkat Komputer tentunya&#8230;. saya menggunakan komputer dengan MB DFI NF559, processor Athlon X2 keluaran AMD, RAM 1 GB, HDD 80 GB dan VGA External Ati Radeon 1550 ( agak ketinggalan Ya&#8230;&#8230;) sedangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=58&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" title="gadget" src="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/gadget.jpg?w=500&#038;h=218" alt="gadget" width="500" height="218" />Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p style="text-align:justify;">Teman &#8211; teman, perkenalkan dua Gadget yang saya gunakan sebagai kurir untuk tetap &#8220;keep in touch&#8221;. Yang pertama dan Utama Perangkat Komputer tentunya&#8230;. saya menggunakan komputer dengan <span style="color:#ff0000;">MB DFI NF559, processor Athlon X2 keluaran AMD, RAM 1 GB, HDD 80 GB dan VGA External Ati Radeon 1550</span> ( agak ketinggalan Ya&#8230;&#8230;) sedangkan perangkat kedua, supaya saya bisa online teruuuu&#8230;&#8230;..sssssss&#8230;  dari kamar Kost saya yang 10 S alias sempit, sumpek, susah selonjor (coz kepenuhan barang kardus &#8211; pemulung kaleee..), sepi, sunyi, senyap, suram, serem (klo tengah malem..) dan semrawut (coz baju &#8211; baju yang habis saya cuci belum sempat saya lipat semua.) ini, saya menggunakan Modem Handphone <span style="color:#ff0000;">Sierra Wireless 881U</span> dan operator jaringan <span style="color:#ff0000;">3</span> (yang murah meriah.. heee&#8230;).</p>
<p style="text-align:justify;">Menggunakan Operator <span style="color:#ff0000;">3</span>, saya menggunakan Paket Internet yang termurah, yaitu Rp 25.000,- / Month, Unlimited dengan Quota 500 MB dan kecepatan sampai 1 Mbps. setelah quota habis, kecepatan akan turun jadi sampai 65 Kbps&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , tpi masih cukup lancar lhoo buat Chattingan.. hehe&#8230; Oiya&#8230; tarif itu belum termasuk PPN 10 %. jadi, Plus PPN menjadi Rp 27.500,- / Month.</p>
<p style="text-align:justify;">Memakai Operator <span style="color:#ff0000;">3</span>, Pada mulanya susah sekali untuk connect, karena sinyal HSDPA-nya terlalu lemah (hihihi&#8230; Hayo <span style="color:#ff0000;">3</span>&#8230;.) untuk masuk ke Kamar Kost-ku (Makhlum&#8230; kan pake PC.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Akibatnya koneksi sering putus &#8211; nyambung dan Indikator Baterai sering nyala <span style="color:#ff0000;">Merah</span>. Akhirnya, hal yang ditakutkan itupun terjadi, Baterai Modem-ku HAMIL.. (APA..!!! HAMIL..!!! pokoknya <span style="color:#ff0000;">3</span> harus nikahi Kamu..!!!)  :( . Tetapi permasalahan itu dapat aku atasi dengan menambahi perangkat Antenna Omni. Sinyal Bar tidak bertambah sih, tapi Indikator Baterai sudah tidak pernah nyala merah lagi dan Koneksi lancar teruss&#8230;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai disini dulu perkenalannya&#8230; semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align:justify;">Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=58&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/06/58/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://knopo.files.wordpress.com/2009/02/gadget.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gadget</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Fisioterapi</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/02/04/tentang-fisioterapi/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/02/04/tentang-fisioterapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 19:07:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisioterapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Fisioterapi. Banyak sekali pengertian yang muncul untuk mendefinisikan Fisioterapi, baik dari kalangan pribadi, institusi maupun organisasi. Dari semua pengertian &#8211; pengertian itu dapat ditarik kesimpulan secara garis besar bahwa: Fisioterapi adalah Profesi pelayanan kesehatan yang mempunyai kewenangan penuh dalam pemeriksaan, perbaikan dan pemulihan gerak, fungsi dan performa tubuh dengan menggunakan modalitas yang menitikberatkan pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=52&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Pengertian Fisioterapi.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak sekali pengertian yang muncul untuk mendefinisikan Fisioterapi, baik dari kalangan pribadi, institusi maupun organisasi. Dari semua pengertian &#8211; pengertian itu dapat ditarik kesimpulan secara garis besar bahwa:</p>
<p style="text-align:justify;">Fisioterapi adalah Profesi pelayanan kesehatan yang mempunyai kewenangan penuh dalam pemeriksaan, perbaikan dan pemulihan gerak, fungsi dan performa tubuh dengan menggunakan modalitas yang menitikberatkan pada metode pelatihan sikap, postur, gerak yang benar; pelatihan cara kerja yang aman; pelatihan khusus yang bermanfaat terapi; manual mobilisasi pada bagian tubuh tertentu dan edukasi.</p>
<p style="text-align:justify;">penggunaan alat &#8211; alat Fisioterapi seperti sinar Infra Merah, stimulasi elektris, Diatermy hanya bersifat mendukung dari metode yang disebutkan diatas. Hanya pada kondisi &#8211; kondisi tertentu yang benar &#8211; benar membutuhkan penggunaan alat &#8211; alat tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-52"></span>Mengingat peranan Fisioterapi lebih pada proses perbaikan dan pemulihan, maka dalam mencapai target terapi tidak cukup dengan satu kali intervensi. tetapi dibutuhkan beberapa kali intervensi secara teratur dan berkesinambungan. Selain itu, sangat dibutuhkan &#8220;Komitmen&#8221; dan &#8220;Peran Aktif&#8221; penderita itu sendiri dan keluarganya untuk mau belajar, berlatih, konsultasi secara teratur dan merubah pola kebiasaan yang salah. hal sering jadi kendala bagi Fisioterapi dalam menjalankan profesinya, terutama di masyarakat pedesaan, orang &#8211; orang tua ataupun masyarakat dengan tingkat pendidikan yang masih rendah dimana mayoritas mereka masih berpola pikir &#8220;Sakit &#8211; Minum Obat &#8211; tidur / istirahat &#8211; Sembuh&#8221;. Mungkin untuk masa yang lalu dimana masalah utama adalah penyakit infeksi pemikiran seperti itu tidak begitu salah. tetapi untuk sekarang pola penyakit sudah bergeser ke penyakit degeneratif yang dalam pemulihannya membutuhkan penyesuaian pola aktivitas dalam kesehariannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sistem Asuhan Fisioterapi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Fisioterapi dalam menjalankan tugasnya dapat bekerja secara mandiri maupun bekerja sama dalam tim dengan profesi kesehatan yang lain. tetapi dalam menjalankan asuhannya bersifat mandiri dan tidak dapat didikte oleh profesi lain. hal ini telah dinyatakan dalam kongres Konfederasi Fisioterapi Sedunia 1999 di Yokohama.</p>
<p style="text-align:justify;">Agar dalam menjalankan asuhannya dapat dipertanggungjawabkan secara etika dan hukum,  sebagaimana tertuang dalam KEPMENKES 1363 pasal 12 ayat 2, fisioterapis berkewajiban untuk:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Menghormati Hak Pasien.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Merujuk kembali kasus yang tidak dapat ditangani atau belum selesai ditangani sesuai sistem rujukan yang berlaku.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Menyimpan rahasia sesuai dengan perundang &#8211; undangan yang berlaku.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Meminta persetujuan tindakan yang akan dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Memberikan informasi dalam lingkup asuhan fisioterapi</p>
<p style="text-align:justify;">6. Melakukan pencatatan dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sistem asuhan fisioterapi terdiri dari komponen Input, Proses dan Output. Proses fisioterapi adalah komponen paling penting dalam asuhan fisioterapi yang terdiri dari Assesment, Diagnose, Planning, Intervention dan Evaluation. Masing &#8211; masing bagian tersebut tidak boleh berdiri sendiri &#8211; sendiri tetapi harus saling berkaitan dan berhubungan sebab akibat.</p>
<p style="text-align:justify;">Assesment</p>
<p style="text-align:justify;">menurut WCPT, assesmnet include both the examination of individuals or groups with actual orpotential impairments, functional limitations, disabilities, or other conditions of health by history taking, screening and the use of specific test and measures and evaluation of the result of the examination through analysis and synthesis within a process of clinical reasoning.</p>
<p style="text-align:justify;">Diagnose</p>
<p style="text-align:justify;">menurut WCPT, Diagnosis arises from the examonation and evaluation and represents the process of clinical reasoning. this maybe expressed in terms of movement dysfunction or may encompass categories of impairments, functinal limitations, abilities/disabilities or syndrom.</p>
<p style="text-align:justify;">Planning</p>
<p style="text-align:justify;">menurut WCPT, Planning begin with determination of the need for intervention and normally leads to the development of a plan of intervention, including measureble outcome goals negotiated in collaboratin with the patient/client, family or care giver. alternatively it may lead to referral to another agency in cases which are appropriate for physical therapy.</p>
<p style="text-align:justify;">Intervention</p>
<p style="text-align:justify;">menurut WCPT, intervention is implemented and modified in order to reach agreed goals and may include manual handling; enhancement; physicak; electrotherapeutic and mechanical agents; functional training; provision of aids and appliances; patient related instruction and counselling; documentation and coordination and communication.intervention may also be aimed at prevention of  impairments, functional limitations, disability and injury including the promotion and maintenance of health, quality of life, and fitness in all ages and populations.</p>
<p style="text-align:justify;">Reevaluation</p>
<p style="text-align:justify;">menurut WCPT, Reevaluation necessitates re-examination for the purpose of evaluating outcomes.</p>
<br />Posted in Fisioterapi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=52&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/02/04/tentang-fisioterapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salam Kenal</title>
		<link>http://knopo.wordpress.com/2009/01/31/salam-kenal/</link>
		<comments>http://knopo.wordpress.com/2009/01/31/salam-kenal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 14:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>priyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://knopo.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Selamat datang saudara &#8211; saudara semua di Blog saya. sebelumnya saya minta maaf karena sampai saat ini baru Posting ini yang saya buat, karena saya sedang menata tampilan blog ini.. Perkenalkan, nama saya Priyanto, Fisioterapi bidang kerja saya. lebih lengkapnya lihat di about me ya.. Tentang Blog ini, nantinya akan berisi berbagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=3&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Selamat datang saudara &#8211; saudara semua di Blog saya. sebelumnya saya minta maaf karena sampai saat ini baru Posting ini yang saya buat, karena saya sedang menata tampilan blog ini..</p>
<p>Perkenalkan, nama saya Priyanto, Fisioterapi bidang kerja saya. lebih lengkapnya lihat di about me ya..</p>
<p>Tentang Blog ini, nantinya akan berisi berbagi pengalaman hidup, berbagi pengetahuan Agama dan berbagi pengetahuan Ilmu Fisioterapi.</p>
<p>ditunggu ya&#8230;.</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/knopo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/knopo.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=knopo.wordpress.com&amp;blog=3716894&amp;post=3&amp;subd=knopo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://knopo.wordpress.com/2009/01/31/salam-kenal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e467a0345d5202ebbe533468fa946f3c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">prie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
